Zulaiha
(P2A523030)
Assalamualaikum wr.wb
Salam Bahagia untuk kita
semua.
Pada postingan kali ini saya
akan membahas tentang model pembelajaran quantum atau quantum learning. Apa sih
itu quantum learning? apa saja aspek-aspek nya, prinsip-prinsip quantum
learning dan gimana langkah pembelajaran dengan model pembelajaran quantum
learning ini. Mari kita bahas satu per satu.
Model pembelajaran quantum
learning adalah suatu strategi dan kiat belajar yang memadukan unsur seni,
faktor potensi diri dan lingkungan belajar sehingga proses belajar siswa
menjadi lebih meriah, menyenangkan dan bermanfaat. Quantum learning merupakan metode
yang mengedepankan suasana yang nyaman, menyenangkan selama proses
pembelajaran. Sehingga siswa lebih bersemangat saat proses pembelajaran di
kelas. Quantum learning ini sangat cocok kita terapkan pada pembelajaran di
kurikulum merdeka saat ini.
Menurut DePorter dan
Hernacki (2011), quantum learning adalah kiat, petunjuk, strategi dan seluruh
proses belajar yang dapat mempertajam pemahaman dan daya ingat, serta membuat
belajar sebagai suatu proses yang menyenangkan dan bermanfaat.
Berikut kita bahas
aspek-aspek dan prinsip-prinsip quantum learning menurut DePorter dan
Hernacki (2011).
Aspek-aspek Quantum Learning
a. AMBAK (Apa Manfaat Bagi Ku)
Tentunya setiap pembelajaran
mempunyai manfaat bagi siswa. Dalam pembelajaran quantum ini, sebelum
pembelajaran berlangsung siswa diberikan gambaran tentang manfaat dan hasil
belajar bagi siswa dalam implementasinya dalam kehidupan sehari-hari maupun keuntungan
di masa yang akan datang.
b. Penataan lingkungan belajar
Lingkungan belajar yang kondusif dan nyaman
akan mempengaruhi mood siswa maupun guru. Maka dari itu kita harus
memperhatikan penataan lingkungan belajar. Cara
menata perabotan, cahaya dan bantuan visual di dinding, dan papan iklan, semua
merupakan kunci bagi siswa yang menerapkan Quantum Learning untuk menciptakan
lingkungan dengan baik, akan menjadi sarana yang dilakukan dengan baik dan
bernilai dalam membangun dan mempertahankan sikap positif. Pengaturan
lingkungan belajar ini sebagai langkah awal yang efektif untuk mengatur
pengalaman belajar secara menyeluruh.
c. Musik
Musik juga dapat dipergunakan untuk membantu
di dalam belajar siswa yang suka mendengarkan musik untuk mengombinasikan
pendengaran dalam belajar. Musik sangat penting dalam Quantum Learning, karena
sebenarnya musik berhubungan dan mempengaruhi kondisi psikologis.
d. Sikap positif terhadap kegagalan
Biasanya kegagalan akan
membuat siswa merasa akan merasa bodoh, sedih, dan berhenti dalam upaya
pencapaian tujuan. Seperti contoh saat siswa mendapatkan nilai ulangan yang
kecil, mereka akan cenderung murung dan menutup diri. Tak sedikit dari mereka
menjadi malas dalam proses pembelajaran karena mereka merasa telah gagal dan
membuat semangatnya menjadi berkurang. Disinilah posisi kita sebagai guru untuk
menekankan sikap positif pada setiap individu siswa dengan memberikan umpan
balik kepada mereka dan membangkitkan kembali semangat belajar mereka, bahwa
setiap hal yang berhasil maka di dalamnya selalu didahului kegagalan kecil.
Prinsip-prinsip Quantum Learning
Terdapat 5 prinsip dalam pembelajaran quantum
learning ini diantaranya adalah :
- Segalanya berbicara. Segalanya dari
lingkungan kelas hingga bahasa tubuh guru (tatapan mata, gerakan tangan dan
sebagainya), kertas yang dibagikan, rancangan pelajaran, alat bantu mengajar
semuanya mengirim pesan tentang belajar.
- Segalanya bertujuan. Semua yang
terjadi dalam pengetahuan anda mempunyai tujuan semuanya.
- Pengalaman sebelum pemberian nama. Otak kita
berkembang pesat dengan adanya rangsangan kompleks, yang akan menggerakkan rasa
ingin tahu. Oleh karena itu, proses belajar paling baik terjadi ketika siswa
telah mengalami informasi sebelum mereka memperoleh nama untuk apa yang mereka
pelajari.
- Akui setiap usaha. Belajar mengandung risiko.
Belajar berarti melangkah keluar dari kenyamanan. Pada saat mengambil langkah
ini, mereka patut mendapatkan pengakuan atas kecakapan dan kepercayaan diri
mereka.
- Jika layak dipelajari, maka layak pula dirayakan. Perayaan adalah
sarapan pelajar juara. Perayaan memberikan umpan balik mengenai kemajuan dan
meningkatkan asosiasi emosi positif dengan belajar.
Langkah-langkah Quantum Learning
Menurut DePorter, Reardon dan Nurin (2000),
terdapat enam langkah utama dalam pelaksanaan model pembelajaran quantum
learning yang dikenal dengan istilah TANDUR, yaitu:
- T = Tumbuhkan.
Tumbuhkan minat belajar siswa dengan memuaskan rasa ingin tahu siswa dalam
bentuk Apakah Manfaatnya BAgiku (AMBAK).Tumbuhkan minat belajar siswa dengan memuaskan rasa ingin tahu siswa dalam
bentuk Apakah Manfaatnya BAgiku (AMBAK). - A = Alami.
Unsur alami akan mendorong hasrat alami otak untuk menjelajah. Ciptakan atau
datangkan pengalaman umum yang dapat dimengerti semua siswa. Jangan sampai anda
menggunakan istilah yang asing dan sulit untuk dimengerti, karena ini akan
membuat siswa merasa bosan dalam belajar. Unsur alami akan mendorong hasrat alami otak untuk menjelajah. Ciptakan atau
datangkan pengalaman umum yang dapat dimengerti semua siswa. Jangan sampai anda
menggunakan istilah yang asing dan sulit untuk dimengerti, karena ini akan
membuat siswa merasa bosan dalam belajar. - N = Namai.
Setelah siswa melalui pengamatan belajar pada kompetensi dasar tertentu, mereka
kita ajak untuk menulis di kertas, menamai apa saja yang telah mereka peroleh,
apakah itu informasi, rumus, pemikiran, tempat, dan sebagainya.
Setelah siswa melalui pengamatan belajar pada kompetensi dasar tertentu, mereka
kita ajak untuk menulis di kertas, menamai apa saja yang telah mereka peroleh,
apakah itu informasi, rumus, pemikiran, tempat, dan sebagainya. - D = Demonstrasikan.
Setelah siswa mengalami belajar akan sesuatu, beri kesempatan kepada mereka
untuk mendemonstrasikan kemampuannya, karena siswa akan mampu mengingat 90%
jika siswa itu mendengar, melihat dan melakukannya. Melalui pengalaman belajar
siswa akan mengerti dan mengetahui bahwa dia memiliki kemampuan dan informasi
yang cukup.
Setelah siswa mengalami belajar akan sesuatu, beri kesempatan kepada mereka
untuk mendemonstrasikan kemampuannya, karena siswa akan mampu mengingat 90%
jika siswa itu mendengar, melihat dan melakukannya. Melalui pengalaman belajar
siswa akan mengerti dan mengetahui bahwa dia memiliki kemampuan dan informasi
yang cukup. - U = Ulangi.
Rekatkan keseluruhan materi pelajaran, tunjukan kepada para siswa tentang
cara-cara mengulangi materi dan menegaskan "aku tahu bahwa aku
memang tahu ini". Pengulangan sebaiknya di lakukan dengan konsep Multi
kecerdasan yang dimiliki oleh siswa. Misalkan jika tadi dicontohkan dengan
belajar bersepeda dan kemudian jatuh, maka setelah anda bisa menyeimbangkan
diri maka anda akan mampu menggunakannya. Anda benar-benar menguasai apa yang
anda lakukan.
Rekatkan keseluruhan materi pelajaran, tunjukan kepada para siswa tentang
cara-cara mengulangi materi dan menegaskan "aku tahu bahwa aku
memang tahu ini". Pengulangan sebaiknya di lakukan dengan konsep Multi
kecerdasan yang dimiliki oleh siswa. Misalkan jika tadi dicontohkan dengan
belajar bersepeda dan kemudian jatuh, maka setelah anda bisa menyeimbangkan
diri maka anda akan mampu menggunakannya. Anda benar-benar menguasai apa yang
anda lakukan. - R = Rayakan.
Perayaan adalah ekspresi dari kelompok seseorang yang telah berhasil
mengerjakan suatu tugas atau kewajiban dengan baik. Maka sudah selayaknya jika
siswa sudah mengerjakan tugas dan kewajibannya dengan baik untuk dirayakan
dengan bertepuk tangan.
Perayaan adalah ekspresi dari kelompok seseorang yang telah berhasil
mengerjakan suatu tugas atau kewajiban dengan baik. Maka sudah selayaknya jika
siswa sudah mengerjakan tugas dan kewajibannya dengan baik untuk dirayakan
dengan bertepuk tangan.
Demikian pembahasan mengenai Model
pembelajaran quantum learning. Mungkin diantara kita sudah pernah menerapkan
pembelajaran ini di kelas, namun tak sedikit dari kita yang belum paham bahwa
pembelajaran yang kita lakukan adalah menggunakan model pembelajaran quantum
learning ini. Bagi teman-teman yang mau membagikan praktik baiknya kepada kita
semua, atau memberikan komentar terhadap tulisan saya ini, boleh tinggalkan
komen dibawah agar menjadi refleksi untuk kita semua.
Terima kasih
Wassalamualaikum wr.wb