Assalamualaikum wr.wb
Salam Bahagia bapak-ibu guru hebat!
Pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan jurnal refleksi saya pada modul 3.1.
PERISTIWA (FACTS)
Modul ini dimulai dengan mulai dari diri dan eksplorasi konsep. Menjalin komunikasi dan berdiskusi dengan rekan sejawat, berbagi wawasan bagaimana memahami dilema etika dan bujukan moral, berbagi pengalaman dan membantu mencarikan solusi dari permasalahan dilema etika yang dihadapi rekan sejawat dengan mengaplikasikan 9 langkah pengambilan keputusan yang berpihak pada murid.
Dilema etika merupakan situasi yang terjadi ketika kita harus dihadapkan pada dua pilihan di mana kedua pilihan secara moral benar tetapi bertentangan, sedangkan bujukan moral merupakan situasi yang terjadi ketika seseorang harus membuat keputusan antara benar atau salah. Ada 4 paradigma pengambilan keputusan yaitu :
Individu vs community
Keadilan (justice) vs rasa kasihan (honesty)
Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)
Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term)
Disamping itu pada modul ini dikenalkan 3 prinsip pengambilan keputusan :
Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking),
Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking),
Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking).
Sebelum menentukan keputusan yang baik bagi sesama harus ditempuh 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan:
1. mengenali nilai-nilai yang bertentangan,
2. menentukan siapa yang terlibat dalam situasi tersebut,
3. mengumpulkan fakta yang relevan,
4. melakukan pengujian benar atau salah dengan uji legal, uji regulasi, uji intuisi, uji halaman depan koran dan uji panutan,
5. pengujian paradigma benar lawan benar,
6. melakukan prinsip pengambilan keputusan,
7. investigasi opsi trilemma,
8. membuat keputusan,
9. melihat kembali keputusan dan melakukan refleksi.
Pada aksi nyata modul ini, kami diminta untuk mewawancarai beberapa kepala sekolah dan mendiskusikan tentang permasalahan-permasalahan yang pernah beliau hadapi selama menjabat sebagai kepala sekolah dan bagaimana mereka menghadapi dan mengatasi masalah tersebut.
PERASAAN (FEELINGS)
Perasaan saya ketika dihadapkan pada suatu masalah yaitu sangat tertantang karena kita harus paham masalah tersebut merupakan dilema etika atau bujukan moral. Kemudian pada pengambilan keputusan ini juga kita menggolongkan problem tersebut termasuk pada paradigma apa dari 4 paradigma yang ada , Kemudian prinsip apa yang kita terapkan serta menguji keputusan yang kita buat dengan 9 langkah pengambilan serta pengujian keputusan.
Pada kegiatan wawancara beberapa kepala sekolah saya sangat senang sekali karena saya dapat mengambil pelajaran dari pengalaman-pengalaman beliau. Kepala sekolah yang telah saya wawancarai yaitu Bapak Tupardi,S.Pd kepala sekolah di SD Negeri Pauh dan juga Bapak Suratman,M.Pd kepala sekolah dari SMP Negeri 5 Tungkal Jaya.
PEMBELAJARAN (FINDINGS)
Saya sangat bersyukur dengan mengikuti program Pendidikan Guru Penggerak ini setidaknya saya mengenal perbedaan antara dilema etika dan bujukan moral. Dilema etika merupakan situasi yang terjadi ketika seseorang harus memilih antara dua pilihan di mana kedua pilihan secara moral benar tetapi bertentangan, sedangkan bujukan moral merupakan situasi yang terjadi ketika seseorang harus membuat keputusan antara benar atau salah. Dampak mempelajari materi ini buat saya sangat berarti, setelah mempelajari ada perubahan cara berpikir dalam mengambil keputusan, bahwa keputusan tersebut harus menerapkan 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah pengambilan serta pengujian keputusan.
Dari sharing pengalaman Kepala sekolah dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan di sekolah, saya mengambil beberapa pembelajaran, diantaranya yaitu dalam pengambilan keputusan kepala sekolah harus mempertimbangkan matang-matang terlebih dahulu akan sebab akibat yang akan terjadi kedepannya jika kita sebagai pemimpin mengambil keputusan ini. Karena keputusan kepala sekolah dapat berdampak untuk semua warga sekolah itu sendiri. Kemudian untuk permasalahan yang kompleks dan perlu di diskusikan dengan pihak lain maka kepala sekolah dapat melakukan pertemuan dengan para guru untuk membuat keputusan bersama.
PENERAPAN KE DEPAN (FUTURE)
Aksi nyata ini sangat penting sekali sebagai bekal dan melatih diri untuk pengambilan keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan sebagai Pemimpin. Untuk kedepannya saya dapat lebih berhati-hati lagi dalam pengambilan keputusan, apalagi jika keputusan tersebut dapat berpengaruh besar terhadap orang banyak.
Adapun koneksi antar materi pada modul ini yaitu :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar